hadihammurabi

hadihammurabi

Kupas: Message Broker

Kupas: Message Broker

Kirim pesan dari sistem ke sistem

Weehhhh message broker nih. Apa tuuu??? Ngapain pake message broker sih? Message broker bisa ngebantu apa emangnya? Yok mari kita cari tau, apa itu message broker dan apa saja keuntungan yang didapat kalau kita menggunakannya.

Dah, kita bahas langsung aja. Ayo!

Apa itu message broker?

Ini dia pengertian dari message broker. Ada 2 sisi yang sebaiknya kita pahami, yaitu dari sisi istilah (terminologi) dan juga dari sisi penerapan (etimologi).

Secara istilah

Message berarti pesan, dan broker berarti perantara. Jadi message broker berarti perantara pesan yang tugasnya mengirimkan pesan dari pengirim ke penerima.

Secara penerapan

Message broker digunakan untuk menyampaikan pesan.

Dah, sesimpel itu ahahaha...

Tapiii... Serius gitu doang? Yaudah lanjut kalo gitu...

Kapan message broker digunakan?

Karena message broker digunakan untuk mengirimkan pesan, berarti terjadi komunikasi antara 2 pihak. Tentu saja antara aplikasi ke aplikasi. Saat kita memiliki 2 aplikasi yang harus berkirim data, maka di situ kita perlu message broker untuk mengirimkan data tersebut dalam bentuk pesan.

Apa keuntungan dari message broker?

Sebetulnya terdapat bermacam-macam cara agar aplikasi dapat berkirim pesan dengan aplikasi yang lain. Lalu, dibanding dengan yang lain, berikut ini keuntungan jika kita menggunakan message broker.

  • Proses kirim pesan dilakukan secara asynchronous, artinya saat pesan dikirim, aplikasi tidak perlu menunggu pesan diproses sehingga tidak menghalangi proses lainnya.
  • Pesan diletakkan dalam antrian, maka aplikasi yang menerima pesan terhindar dari kebanjiran pesan.

Secara garis besar, 2 keuntungan di atas sudah sangat signifikan mempengaruhi efisiensi pada komunikasi antar aplikasi yang kita punya. Tentu dapat jadi pertimbangan untuk mulai menerapkan message broker ya.

Jenis-jenis message broker

Terdapat 2 jenis message broker yang umum dan banyak digunakan, berikut ini daftar dan penjelasannya.

Point to point (message queue)

image.png

Message broker jenis ini mengirim pesan ke queue (antrian) dan tidak mengirim langsung pesan ke penerima. Sehingga penerima harus mengambil pesan dari queue ini agar mendapatkannya.

Bagaimana jika pesan dalam queue tidak diambil? Maka selamanya akan ada di situ. Pesan baru keluar dari queue hanya bila ada yang mengambil.

Publisher/Subscriber (pubsub)

image.png

Message broker jenis ini seperti subscribe di channel video. Jadi kalau ada aplikasi kirim pesan baru, maka aplikasi lainnya yang menjadi subscriber akan menerima pesan tersebut.

Contoh aplikasi message broker, kita bahas di artikel berikutnya ya. Kalau di sini nanti kebanyakan, takut moodnya keburu hilang ahahaha...

Penutup

Jadi itu dia message broker. Perusahaan besar seperti google, gojek, semua menerapkan message broker. Semoga bisa menambah wawasan sehingga kalau sudah waktunya, kita bisa kepikiran terkait message broker ini.

Terima kasih sudah baca.

Kalau mau diskusi, komen aja. Kalau mau berteman, bilang aja 😎

 
Share this